DJP Tunjuk Delapan Perusahaan Pemungut PPN Produk Digital

Direktur Jenderal Pajak telah menunjuk delapan perusahaan yang
memenuhi kriteria sebagai Pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan Melalui
Sistem Elektonik (PMSE) atas produk digital yang dijual kepada pelanggan di Indonesia.

Delapan pelaku usaha tersebut yakni:

TunnelBear LLC

Xsolla (USA), Inc.

Paddle.com Market Limited

Pluralsight, LLC

Automattic Inc

Woocommerce Inc.

Bright Market LLC

PT Dua Puluh Empat Jam Online

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Neilmaldrin Noor
mengungkapkan, “Dengan penunjukan perusahaan ini, maka sejak 1 Juni 2021 para pelaku usaha tersebut berkewajiban memungut PPN atas produk dan layanan digital yang mereka jual kepada konsumen di Indonesia.” Jumlah PPN yang harus dibayar pelanggan adalah 10 persen dari harga sebelum pajak dan harus dicantumkan pada kuitansi atau invoice yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN.

Khusus untuk marketplace yang merupakan wajib pajak dalam negeri yang ditunjuk sebagai pemungut, maka pemungutan PPN hanya dilakukan atas penjualan barang dan jasa digital oleh penjual luar negeri yang menjual melalui marketplace tersebut.
Dengan penambahan delapan perusahaan, maka jumlah total pemungut PPN PMSE yang
telah ditunjuk DJP menjadi 73 badan usaha.

Informasi lebih lanjut terkait PPN produk digital luar negeri, termasuk daftar pemungut, dapat
dilihat di https://www.pajak.go.id/id/pajakdigital. (*)

Previous post OJK Perkuat Kontribusi Pemulihan Ekonomi di Provinsi Lampung
Next post Polemik Lamban Gedung Kuning Picu Perpecahan, Kepaksian Pernong Gelar Hippun Adat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *